Mengenal 3 Varian Arduino Paling Umum
Pilih varian Arduino terbaik untuk eksperimen

Bagi murid jurusan Teknologi Komputer dan Jaringan (TKJ) dalam Pendidikan Vokasi, berhadapan dengan berbagai perangkat keras untuk diutak-atik menjadi bermacam-macam produk canggih. Banyak hardware yang umum digunakan untuk keperluan tersebut, salah satu di antaranya adalah microcontroller Arduino yang kerap dipakai dalam pembelajaran.

Ada ragam alasan yang membuat Arduino ini sering digunakan oleh murid SMK, di antaranya adalah interface-nya yang sederhana, open source, bisa dijalankan pada berbagai sistem operasi, serta harganya yang terjangkau. Selain itu, ada tiga varian Arduino terpopuler yang sering dipakai. Apa sajakah variannya? Simak selengkapnya pada daftar di bawah ini.

Arduino Uno


Varian Arduino pertama adalah Arduino Uno yang paling banyak digunakan. Arduino Uno ini sangat cocok digunakan oleh para pemula, terutama bagi siswa-siswi TKJ yang ingin mengutak-atik microcontroller untuk dijadikan produk canggih baru dengan skala kecil.

Arduino Uno sendiri memiliki ragam versi, di mana Arduino Uno R3 merupakan varian terbarunya. Arduino satu ini menggunakan ATmega328P sebagai microcontroller-nya, dan didamping dengan 6 pin input analog dan 14 pin I/O digital. Arduino Uno ini menggunakan koneksi USB Type-A to Type-B sebagai penghubung dalam programming-nya.

Arduino Due


Setelah Arduino Uno, ada Arduino Due yang menjadi varian Arduino selanjutnya. Selain penamaannya yang berbeda, Arduino Due ini hadir dengan ragam spesifikasi yang berbeda dengan varian sebelumnya.

Hal paling dasar yang membuat Arduino Due ini berbeda adalah microcontroller board berbasis ARM Cortex-M3 CPU, dengan kemampuan yang lebih tinggi dibanding varian pertama. Segi interface-nya pun berbeda dengan jumlah pin lebih banyak, yakni, 12 pin input analog dan 54 pin I/O digital. Programming dari Arduino ini menggunakan micro-USB, yang umum ditemui di berbagai smartphone.

Arduino Mega


Selain dua varian di atas, varian Arduino terakhir yang juga sering digunakan saat ini adalah Arduino Mega. Seperti namanya, jenis Arduino ini ditujukan untuk pembuatan sistem dengan skala yang lebih besar dibanding dua sebelumnya.

Board yang digunakan pada microcontroller ini berbasis ATmega2560. Board yang lebih besar ini didukung pula dengan pin yang lebih banyak, yakni 16 pin analog input, 54 pin I/O digital, dan 4 pin UART. Apabila ingin merancang sistem dengan cakupan besar, Arduino Mega ini adalah pilihan yang tepat.

Deretan varian Arduino di atas bisa kamu jadikan pilihan apabila tertarik untuk merancang produk teknologi yang canggih. Apabila ingin merasakan Arduino secara langsung, jangan lupa untuk ikut magang online bersama Vokasee yang juga akan berikanmu berbagai ilmu dan pengalaman bermanfaat sebelum siap berkarier di industri nanti.

Sign in to leave a comment
3 Tips Menjadi Staf Administrasi Perkantoran
Pas untuk kamu yang ingin jadi Administrator