Jenis Logo dari Brand
Kenali jenisnya sebelum mulai membuat logo sendiri

Dalam berbagai brand, umumnya ada beragam hal yang membuat orang-orang lebih mudah mengenalinya. Selain dari penampang produknya, ada pula logo yang membuatnya lebih ikonik.

Logo tersebut biasanya digunakan sebagai salah satu identitas dari brand tersebut. Bila satu brand tersebut populer, logo lah yang membuatnya menjadi semakin mudah dikenali.

Ada banyak sekali jenis logo yang hadir dalam berbagai macam brand? Apa saja itu? Simak deretan jenisnya berikut ini.

Letter Mark


Berbagai brand tentu hadir dengan ragam nama. Bila namanya terkesan panjang, perusahaan terkait cenderung menggunakan inisial dari produk yang dikembangkan.

Inisial tersebutlah yang kemudian dijadikan basis dari logo berjenis letter mark. Brand seperti IBM dan Hewlett-Packard (HP) menggunakan logo jenis ini untuk pemasaran mereka. Jenis logo tersebut lebih condong ke simpel, sehingga dianggap lebih catchy bagi sebagian orang.

Wordmark


Selain yang menggunakan nama panjang, beberapa perusahaan pun kerap pula menggunakan satu kata saja. Nama tersebut dianggap lebih efektif dan juga mudah dikenali.

Penggunaan satu kata sebagai pengenal brand itulah yang kemudian membuat logo wordmark muncul. Logo seperti ini cukup banyak ditemui, seperti pada brand Google dan Sharp. Untuk membuat logo jenis ini, usahakan gunakan font yang menarik dan sesuai dengan karakteristik brand terkait.

Mascot


Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengenalkan berbagai brand. Di antaranya adalah dengan menggunakan maskot yang kemudian menjadi bagian dari wajah produk terkait.

Maskot tersebut bisa pula kamu masukkan dalam logo dari brand tertentu. Logo jenis ini bisa kamu temui pada beragam brand, di antaranya McDonalds dan Mr. Muscle. Apapun maskot yang digunakan dalam logo, usahakan sesuai dengan brand yang menggunakannya.

Pictorial Mark


Selain tiga jenis logo di atas, ada pula logo berjenis pictorial mark. Logo jenis ini umumnya menggunakan gambar sebagai identitas bagi brand tersebut.

Logo berjenis pictorial mark sendiri bisa kamu temui di beberapa brand, seperti Twitter yang mengandalkan gambar burung warna biru muda dan Apple dengan apel gigitnya yang ikonik. Logo jenis ini juga tergolong simpel dan cukup mudah dikenali, walau bisa jadi menimbulkan kebingungan bila ada lebih dari satu brand yang menggunakan konsep serupa.

Berbagai jenis logo di atas bisa kamu jadikan referensi ketika diminta untuk membuat logo brand. Yang terpenting, sesuaikan logo yang kamu buat dengan brand terkait supaya ciri khasnya tidak hilang dan lebih memorable bagi orang-orang.


Sign in to leave a comment
Tips Membuat Bumper Video
Bisa bikin orang-orang nontonin video buatanmu